Ribery Absen Akibat Tumbuh Gigi Bungsu

Ribery pernah mengalami sakit akibat tumbugnya gig bungsu

Meski memiliki tubuh dan pola hidup yang sehat, bukan berarti para pemain sepakbola bisa terbebas dari semua penyakit. Salah satu penyakit yang kerap kali menyerang pemain sepakbola adalah serangan ngilu pada gigi. Sudah banyak contohnya  pemain kelas dunia yang menyerah pada sakit akibat sakit gigi.

Ribery pernah melewatkan laga karena nyeri gigi

Ribery pernah melewatkan laga karena nyeri gigi

Salah satu pemain yang pernah mengalami kenangan buruk dengan sakit gigi yaitu Frank Ribery. Playmaker Bayern Munchen ini pernah merasakan sakit yang tidak tertahankan pada giginya. Setelah diperiksa oleh dokter gigi, ternyata rasa nyeri tersebut bukanlah sakit gigi biasa. Melainkan akibat tumbuhnya gigi bungsu yang dialami Ribery.

Apakah gigi bungsu itu sendiri dan bisakah orang dewasa masih bisa tumbuh gigi? Apakah berbahaya bagi orang yang mengalami pertumbuhan gigi bungsu? Sebenarnya hal ini sudah umum terjadi di masyarakat. Hanya  saja masih banyak yang salah kaprah. Masih banyak yang menganggap nyeri tumbuh gigi bungsu tersebut adalah sakit gigi biasa.

Apakah Sebenarnya Gigi Bungsu Itu?

Gigi bungsu biasa juga disebut gigi molar ketiga. Gigi bungsu ini biasa tumbuh dalam rentang umur 17-24 tahun. Jika gigi ini tumbuh miring maka muncul gejala bengkak, nyeri terlebih jika gigi ini menusuk gusi, sangat menyiksa. Gigi bungsu akan tumbuh pada bagian rahang yaitu kanan atas belakang, kiri atas belakang, kanan bawah belakang, dan kiri bawah belakang.

Ribery pernah mengalami sakit akibat tumbugnya gig bungsu

Ribery pernah mengalami sakit akibat tumbugnya gig bungsu

Pertumbuhan gigi ini bersifat alamiah dan tergantung benih giginya. Jika memang benih gigi anda bagus, maka anda beruntung gigi bungsu anda akan tumbuh lurus. Maka saat gigi ini tumbuh berpotensi sangat besar untuk sakit. Tidak ada cara mencegah gigi bungsu ini untuk tidak tumbuh miring.

Gigi bungsu pertama Anda biasanya akan muncul saat Anda berusia 6 tahun, sedangkan gigi bungsu ke dua muncul saat Anda berumur 12 tahun. Gigi geraham Anda yang terakhir ini atau biasa yang disebut dengan gigi bungsu sebenarnya tumbuh pada saat Anda berusia sekitar 10 tahun. Namun bukan berarti orang dewasa dan sorang atlet seperti Ribery tidak akan mengalami.

Karena bentuk rahang manusia yang berbeda-beda, hal ini yang menyebabkan pertumbuhan gigi bungsu setiap orang berbeda. Gigi bungsu ini sering terhalang oleh gigi geraham lain yang sudah muncul jika rahang Anda tidak memiliki ruang yang cukup untuk gigi bungsu. Inilah yang membuat gusi kita terasa sakit luar biasa.

Cara Mengatasi Sakit Saat Tumbuh Gigi Bungsu

Cara mengatasi nyeri akibat tumbuh gigi bungsu

Cara mengatasi nyeri akibat tumbuh gigi bungsu

Jika kita meras nyeri akibat tumbuh gigi bungsu, kita bisa mengatasinya  dengan meminum obat analgetik atau pereda nyeri. Asam mefenamat atau mefinal adalah contoh obat yang biasa digunakan. Selain efek nyeri, gigi bungsu yang tumbuh miring ini dapat mempengaruhi susunan gigi lainnya yang tumbuh lebih dulu.

Jika pertumbuhan gigi bungsu ini tidak pada tempatnya dan berbahaya bagi gigi/gusi, maka harus dicabut. Prosedur pencabutan gigi bungsu ini biasa disebut operasi odontektomi. Operasi ini haruslah ditangani oleh dokter spesialis bedah mulut. Sebelumnya Anda akan melakukan foto rontgen panoramic gigi untuk melihat kemiringan gigi.

Tidak semua orang akan mengalami tumbuhnya gigi bungsu ini. Sakit akibat tumbuh gigi bungsu tidak hanya saat tumbuh. Bahkan di kisaran umur 40 tahun seseorang bisa mengalami sakit akibat gigi bungsu ini. Dan jika gigi bungsu ini muncul pada wanita hamil, maka tidak boleh dicabut. Yang paling aman adalah diberi analgesik dengan jenis dan dosis yang tepat untuk wanita hamil.

Sakit Gigi Hampir Korbankan Impian Gerrard

Sakit gigi, Gerrard hampir batal tampil

Sakit gigi merupakan penyakit yang tampaknya terlihat sepele. Namun jangan salah, meskipun terlihat sepele, ternyata sakit gigi bisa menghancurkan segalanya. Seperti yang dialami legenda Liverpool, Steven Gerrard. Mantan kapten The Reds tersebut memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan terkait dengan sakit gigi.

Gerrard memiliki pengalaman buruk tentang sakit gigi

Gerrard memiliki pengalaman buruk tentang sakit gigi

Pengalaman buruk Gerrard dengan sakit gigi terjadi ketika Liverpool dijadwalkan menghadapi Chelsea di babak semifinal Liga Champions musim 2004-2005. Mantan kapten Liverpool tersebut dibuat bingung oleh sang dokter yang menjadwalkan pembersihan rutin giginya berbarengan dengan laga semifinal kontra Chelsea.

Beruntung prosedur pengobatan tersebut dilakukan pada pagi hari. Hal ini tentu saja membuat Stevie G memungkinkan untuk mengikuti laga semifinal tersebut. Biarpun begitu, pihak klub sempat dibuat was-was apabila sang kapten tidak bisa ikut bermain. Namun akhirnya Gerrard bisa bergabung dalam laga kontra Chelsea tersebut.

Jadwal Bentrok Pengobatan Gigi dan Pertandingan

Steven Gerrard menjalani operasi gigi darurat hanya beberapa jam sebelum semifinal Liga Champions semalam, menurut laporan. Kapten Liverpool, yang masih bermain imbang 0-0 di Chelsea, diduga telah menjalani operasi untuk mengeluarkan abses mulut di sebuah rumah sakit gigi London kemarin pagi.

Sakit gigi, Gerrard hampir batal tampil

Sakit gigi, Gerrard hampir batal tampil

Media di Liverpool menyebutkan bahwa Gerrard telah menderita rasa sakit yang luar biasa pada giginya. Terutama saat Kapten Liverpool ini terbangun dalam penderitaan pada dini hari kemarin. Akhirnya sang pemain pun memutuskan untuk berobat ke dokter gigi. Mewakili klub, juru bicara Liverpool, Ian Cotton mengatakan:

“Stevie terbangun dengan sakit gigi pada dini hari Rabu pagi dan setelah berbicara dengan dokter klub Mark Waller diberi obat yang membuatnya bisa tidur meski sampai jam 9 pagi. Setelah sarapan pagi, Stevie menemani dokter tersebut ke dokter gigi setempat di mana dia menjalani prosedur gigi minor.”

“Beruntung prosedur pengobatan gigi tersebut berlangsung tidak lebih dari 20 menit. Sang dokter pun mengobati abses yang terdapat pada gigi Gerrard. Puji Tuhan, sang pemain telah bergabung kembali dengan rekan satu timnya untuk makan siang di hotel tim.” lanjut Ian Cotton.

Gigi Yang Buruk Akan Pengaruhi Prestasi Pemain

Empat dari 10 pemain profesional memiliki rongga gigi, sementara 77% memiliki penyakit gusi. Yang lainnya menderita infeksi terus-menerus, dan banyak yang menderita sakit gigi secara teratur, menurut penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine.

qPemain liga inggris banyak yang menderita sakit gigi

Tingkat kesehatan gigi yang mengejutkan sangat mengganggu kinerja dan kesejahteraan pemain sepak bola, kata para ahli. Kesehatan gigi pesepakbola juga nampaknya lebih buruk daripada populasi umum, meski tidak jelas mengapa.

Banyak minuman olahraga beberapa kali seminggu, meski bukti “tidak jelas” apakah ini salah penyebabnya. Penelitian tersebut melibatkan 187 pemain sepak bola dari delapan klub – Hull, Manchester United, Southampton, Swansea City, West Ham, Brighton dan Hove Albion, Cardiff dan Sheffield United.

Dokter gigi memeriksa kesehatan gigi dan gusi para pemain dan masing-masing ditanyai tentang dampak kesehatan gigi terhadap kehidupan pribadi dan profesional mereka. Periset menemukan 37% pesepak bola memiliki setidaknya satu gigi yang terkena peluruhan sementara 77% membutuhkan tambalan, dengan beberapa membutuhkan lebih dari lima.

Para periset mengatakan beberapa hal berkontribusi terhadap kesehatan gigi yang buruk, termasuk makanan dan minuman dan seberapa banyak penekanan diberikan pada kesehatan mulut di sepakbola. Beberapa tim memiliki gigi yang lebih buruk daripada yang lain, yang menunjukkan ada peran untuk mencegah kerusakan gigi dan memperkenalkan skrining formal di klub, kata mereka.

Studi tersebut tidak mengungkapkan pemain klub mana yang memiliki gigi terbaik dan terburuk. Mereka menulis: “Beberapa tim mengintegrasikan promosi kesehatan secara oral ke dalam perawatan medis secara keseluruhan, dan oleh karena itu kurangnya dukungan dan penguatan berkelanjutan dari area kesehatan ini untuk para atlet.”

“Kesehatan lalim pemain profesional itu buruk, dan ini berdampak pada kesejahteraan dan kinerja. Strategi sukses untuk mempromosikan kesehatan mulut di dalam sepakbola profesional sangat dibutuhkan. Lebih jauh lagi, penelitian ini memberikan bukti kuat untuk mendukung skrining kesehatan mulut di dalam sepakbola profesional. “

Ronaldo Absen Lawan Eibar Karena Sakit Gigi

Ronaldo absen akibat sakit gigi

Real Madrid terancam tampil tanpa dua pemain andalannya, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale dalam laga menghadapi Eibar pada lanjutan La Liga di Estadio Ipurua. Ronaldo terkena cedera otot pada latihan. Sementara Bale terkena sanksi larangan tampil dua laga karena kartu merah.

Sakit gigi, Ronaldo absen di laga kontra Eibar

Sakit gigi, Ronaldo absen di laga kontra Eibar

Di sisi lain, penyerang Alvaro Morata juga dipastikan absen karena masih dalam masa pemulihan cedera. Karena itu, Madrid hanya memiliki Karim Benzema di ujung tombak lini serangnya menyusul kabar absen para punggawa lainnya.

Sontak keadaan ini membuat pusing pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.  Madrid hanya memiliki Benzema dan Lucas Vazquez dalam upaya merobek gawang tuan rumah. Namun Zizou masih memiliki opsi untuk menurunkan James Rodriguez, Asensio, maupun Isco di lini depan.

Real Madrid wajib memenangkan pertandingan jika tidak mau tercecer dari persaingan juara. Mereka baru saja kehilangan posisi puncak klasemen sementara La Liga. Mereka kini tertinggal satu angka di belakang Barcelona.

Absen Akibat Sakit Gigi

Ada yang cukup menarik perhatian dari absennya para pemain kunci Real Madrid. Yaitu alasan absennya sang ujung tombak trio BBC, Cristiano Ronaldo. Jika Gareth Bale absen akibat dirinya menerima akumulasi kartu kuning, Ronaldo justru terpaksa absen akibat sakit gigi.

 

Ronaldo absen akibat sakit gigi

Ronaldo absen akibat sakit gigi

Hal tersebut diketahui ketika skuad Los Blancos mengadakan latihan terakhirnya sebelum menuju laga kontra Eibar di akhir pekan. Saat awal latihan sang pemain yang kerap dijuluki CR7 ini memang telah terlihat mencurigakan. Ronaldo kerap memegang pipinya seolah menahan sakit.

Yang ditakutkan pun akhirnya benar terjadi. Akhirnya di tengah-tengah latihan rasa nyeri akibat sakit gigi tersebut mengalahkan Ronaldo. Sang pemain pun terpaksa menyudahi sesi latihan lebih cepat dan segera mendapat perawatan oleh tim medis Real Madrid.

Dengan temuan sakit gigi pada Ronaldo ini, Real Madrid terancam tampil tanpa dua penyerang sayap andalan mereka. Sudah Bale absen dipastikan absen karena akumulasi kartu, kini giliran Ronaldo yang terpaksa beristirahat dalam laga kontra Eibar tersebut.

Gigi Sensitif Jadi Penyebab Sakit Gigi Ronaldo

Banyak penyebab  yang membuat seseorang bisa terkena sakit gigi. Penyebab utama yaitu karena malas untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Namun meskipun telah menjaga kebersihan mulut, seseorang juga masih bisa terkena sakit gigi, seperti kasus Ronaldo.

Gigi Sensitif penyebab sakit gigi Ronaldo

Gigi Sensitif penyebab sakit gigi Ronaldo

Sang pemain memang  terkenal memiliki susunan gigi yang rapih dan cukup bersih. Namun siapa yang menyangka jika pemain kelahiran Madeira, Portugal tersebut ternyata memiliki gigi sensitif. Ya, gigi sensitif juga beresiko membuat seseorang menjadi sakit gigi.

Gigi sensitif adalah rasa tidak nyaman pada gigi yang biasanya dipicu oleh makanan dan minuman yang panas, dingin, manis atau asam. Gigi sensitif bisa menimbulkan rasa sakit berupa kejutan yang tajam dan pendek, atau lebih sering kita kenal dengan istilah gigi ngilu.

Penyakit gigi sensitif dapat disebabkan antara lain oleh produk pemutih gigi, menyikat gigi terlalu keras, penyusutan gusi dan penggunaan mouthwash berlebihan. Selain itu, sering mengkonsumsi makanan yang terlalu asam dan menggeretakkan gigi juga dapat memicu gigi sensitif.

Tips mengatasi gigi sensitif

Berikut adalah beberapa tips dan cara untuk mengatasi masalah gigi sensitif:

  • Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lebih lembut, untuk mengurangi pengikisan gigi dan iritasi pada gusi anda. Baca juga: cara memilih dan menggunakan sikat gigi.
  • Ganti pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Melalui penggunaan yang teratur, biasanya masalah gigi sensitif akan berkurang secara perlahan.
  • Perhatikan jenis makanan/minuman yang dikonsumsi. Hindari makanan dan minuman yang terlalu asam dan manis, begitu pula dengan yang panas atau terlalu dingin.
  • Menjaga dan merawat kebersihan mulut dengan cara menyikat gigi secara rutin, membersihak sela-sela gigi setelah makan, dan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi.