Resiko Sakit Gigi Pemain Sepakbola Lebih Besar

Pemain Inggris banyak sekali yang terkena sakit gigi

Sakit gigi merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja baik itu anak kecil, orang dewasa, pria, wanita, kaya, miskin, bahkan pemain sepakbola pun bisa mengalami sakit gigi. Penyakit ini seringkali dianggap sepele, namun ketika sudah terjadi biasanya seseorang tidak akan mampu menahan rasa nyeri pada gigi yang dialaminya. Dan secara langsug maupun tidak langsung, sakit gigi akan sangat mempengaruhi produktivitas.

Rashford pernah terkena sakit gigi ketika masih di Academy MU

Rashford pernah terkena sakit gigi ketika masih di Academy MU

Seseorang yang sedang mengalami sakit gigi biasanya tidak akan bisa produktif sebab bergerak sedikit ssaja terasa sakit. Jangankan untk bergerak, bahkan mendengar suara berisik saja rasanya kepala sudah mau pecah. Jadi bisa dibayangkan bukan bagaimana situasinya jika seorang pemain sepakbola menderita sakit gigi. Bukan saja tidak akan produktif, namun juga bisa membahayakan dirinya sendiri dan karir sepakbolanya tentu saja.

Seperti yang dialami oleh pemain Manchester United, Marcus Rashford. Bintang muda tim setan merah tersebut berbagi pengalaman tentang sakit giginya. Rashford mengaku pernah mengalami sakit gigi yang bukan main rasanya. Bahkan dirinya sempat absen latihan hampir seminggu penuh dan melewatkan laga di akhir pekan akibat sakit gigi yang dideritanya tersebut. Simak artikel di bawah ini selengkapnya.

Sakit Gigi, Rashford Absen Seminggu

Kejadian ini terjadi saat Marcus Rashford masih berada di Manchester United U-21. Saat itu Liga Premier Inggris U-21 tengah berjalan dan penyerang bertubuh kurus tersebut merupakan ujung tombak Tim Setan Merah kala itu. Namun ketika dijadwalkan untuk menghadapi Tottenham Hotspur U-21, kabar buruk menimpa United U-21. Penyerang andalan mereka terserang sakit gigi yang cukup parah.

Pemain Inggris banyak sekali yang terkena sakit gigi

Pemain Inggris banyak sekali yang terkena sakit gigi

Hal ini tentu merupakan kerugian tersendiri selain bagi Manchester United U21, juga bagi sang pemain sendiri. Absen latihan selama satu minggu, tentu akan mempengaruhi performa Rashford ketika nanti memutuskan untuk kembali bermain. Selain itu, kala itu merupakan masa-masa penentuan apakah sang pemain akan lolos masuk penilaian ke skuad senior Manchester United.

Beruntung, Man United U-21 masih memiliki Guillermo Varela, yang akhirnya sukses menentukan kemenangan. Pemain yang menjadi pelapis dari Rashford tersebut berhasil membawa kemenangan atas Spurs U-21. Dan juga nasib baik masih menaungi Rashford, sebab para scout United senior mengerti akan  kondisinya. Akhirnya sekarang Rashfor menjelma menjadi striker utama The Red Devils.

Anak Indonesia Temukan Racikan Obat Sakit Gigi

Ditengah maraknya obat sakit gigi yang beredar di apotek, convenience store, maupun toko obat di masyarakat, ada satu yang unik. Adalah seorang remaja asal Indonesia yang berhasil menemukan racikan obat sakit gigi tradisional. Remaja tersebu bernama Dona Fitriana Nurasizah, 17 tahun. Dan obat peredam sakit gigi racikan Dona itu mendapat penghargaan 108 Inovasi Indonesia.

Batok Kelapa sebagai bahan obat sakit gigi racikan Dona

Batok Kelapa sebagai bahan obat sakit gigi racikan Dona

“Bahan yang digunakan untuk membuat obat peredam sakit gigi beragam. Ada kulit batang kelapa, garam, ekstrak pemburu meteki, dan ekstrak daun siri. Saat ikut pameran, sempat diuji. Dan waktu itu diujikan pada seseorang. Ada yang sekali kumur langsung sembuh, dan ada yang butuh dua sampai tiga kali baru sembuh,” kata Dona

Dona yang baru lulus dari SMA Negeri 3 Cilacap tahun 2017 ini berharap hasil buatannya bisa dikembangkan lebih baik lagi. Dan saat ini dia juga sedang menunggu dana untuk mengembangkan hasil buatannya tersebut. Selain itu, Dona yang berharap bisa diterima di UPN Yogyakarta lewat SBMPTN untuk tetap dapat mengembangkan penelitian obat tersebut.

“Apalagi sekarang belum di uji laboratorium, kemungkinan kalau sudah di uji laboratorium, saya berharap bisa dijadikan produk dan dipasarkan, dan dia juga berharap setelah hasil tersebut lolos, pingin mendirikan semacam UMKM, dan mengajak masyarakat, ibu rumah tangga bikin home industri,” ungkapnya.

Mengatasi Sakit Gigi Saat Bulan Puasa

Mengobati sakit gigi di Bulan Puasa tanpa minum obat

Bulan Ramadhan telah melewati setengah perjalanan dan hanya menyisakan kurang dari 2 minggu lagi menuju hari Hari Raya Idu Fitri. Para umat muslim yang menjalankan ibadah puasa ini pun layak bersiap untuk menyambut hari kemenangan yang tinggal beberapa hari lagi ini.

Sakit Gigi dapat menyerang siapa saja

Sakit Gigi dapat menyerang siapa saja

Puasa memang bermanfaat bagi kesehatan, namun apa jadinya jika masalah kesehatan justru menghalangi kita untuk beribadah puasa? Seperti sakit gigi misalnya, penyakit yang satu ini memang kerap membuat kita menyerah. Jangankan bulan puasa, tidak puasa saja sakitnya bisa sampai seluruh badan.

Sakit gigi yang menyerang ketika kita sedang menjalankan puasa tentu sangat tidak nyaman. Selain mengganggu kenyamanan, sakit gigi ketika berpuasa juga berpotensi menghalangi ibadah puasa kita. Ini disebabkan karena sakit yang menyerang gigi datang sangat tiba-tiba dan rasa sakitnya begitu parah.

Meski begitu, bukan berarti sakit gigi tidak memiliki obat. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi, terutama saat sakit gigi ini menyerang ketika kita berpuasa. Berikut adalah cara mengatasi sakit gigi ketika berpuasa tanpa harus minum obat.

Mengobati Sakit Gigi Tanpa Minum Obat

Ketika sedang berpuasa tentu merupakan sebuah dilema jika kita mendadak sakit yang memaksa kita untuk minum obat. Tentu ini sebuab dilema, saat puasa kita diharuskan untuk menahan hawa nafsu seperti makan dan minum. Lantas bagaimana mengobati sakit gigi tanpa harus meminum obat sakit gigi? Begini caranya:

Mengobati sakit gigi di Bulan Puasa tanpa minum obat

Mengobati sakit gigi di Bulan Puasa tanpa minum obat

  • Kumur Air Garam
    Campurkan setengah sendok makan garam ke dalam segelas air hangat, lalu kumur-kumur selama beberapa saat. Selain bersifat analgesik, berkumur dengan air garam juga mampu membersikan gigi dari bakteri yang menimbulkan rasa sakit.
  • Kompres Es Batu
    Masukkan es batu dalam sebuah plastik kecil, lalu tempelkan plastik tersebut pada pipi Anda selama 15 menit. Suhu rendah dari es batu berguna untuk mengebaskan saraf gigi sehingga mengurangi rasa sakit.
  • Minyak Cengkeh
    Cengkeh memiliki senyawa kimia utama eugenol yang berfungsi sebagai anestesi alami. Pastikan Anda sudah membersihkan area gigi tersebut dengan cara menyikat gigi, lalu tuangkan dua tetes minyak cengkeh pada bola kapas. Tempelkan di gigi yang bermasalah sambil ditekan selama beberapa menit.
  • Kumur Hidrogen Peroksida
    Hidrogen Peroksida atau Hydrogen peroxide adalah obat antiseptik ringan yang bisa digunakan di kulit dan obat pencuci mulut. Campurkan cairan hydrogen peroxide dengan air lalu kumur dalam mulut selama 1 menit. Kemudian buang dan bilas dengan air putih. (pastikan dicampur air agar tidak melukai gigi dan gusi)

Sakit Gigi Juga Bisa Serang Pemain Bola

Jordi Alba (kanan) terpaksa absen dallam laga timnas Spanyol akibat sakit gigi

Jordi Alba (kanan) terpaksa absen dallam laga timnas Spanyol akibat sakit gigi

Sakit gigi ini bisa menyerang siapa, dimana dan kapan saja bahkan pemain sepakbola profesional. Banyak contoh kasus pemain bola yang terpaksa absen mengikuti pertandingan lantaran terkena sakit gigi. Mungkin biasa saja bagi kebanyakan orang, tapi bagi pesepakbola penyakit yang satu ini merupakan hal yang cukup membuat dilema.

Seperti kisah dari Jordi Alba yang terpaksa absen dalam laga internasionalnya bersama tim nasional Spanyol pada 2014 lalu. Pelatih Vicente del Bosque ketika itu ragu untuk memasukan Alba ke dalam starting XI Tim Matador. Sebabnya, hingga H-3 Alba masih saja mengeluhkan rasa sakit pada giginya.

Tak mau ambil resiko, akhirnya del Bosque pun mencoret nama Alba dari skuad utama. Ini disebabkan sakit gigi Alba harus segera diobati dengan antibiotik. Sedangkan jika mengkonsumsi antibiotik, sudah dipastikan sang pemain tidak akan lolos pada tes doping karena zat antibiotik yang masih ada dalam tubuhnya.