Sakit Gigi Hampir Korbankan Impian Gerrard

Sakit gigi, Gerrard hampir batal tampil

Sakit gigi merupakan penyakit yang tampaknya terlihat sepele. Namun jangan salah, meskipun terlihat sepele, ternyata sakit gigi bisa menghancurkan segalanya. Seperti yang dialami legenda Liverpool, Steven Gerrard. Mantan kapten The Reds tersebut memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan terkait dengan sakit gigi.

Gerrard memiliki pengalaman buruk tentang sakit gigi

Gerrard memiliki pengalaman buruk tentang sakit gigi

Pengalaman buruk Gerrard dengan sakit gigi terjadi ketika Liverpool dijadwalkan menghadapi Chelsea di babak semifinal Liga Champions musim 2004-2005. Mantan kapten Liverpool tersebut dibuat bingung oleh sang dokter yang menjadwalkan pembersihan rutin giginya berbarengan dengan laga semifinal kontra Chelsea.

Beruntung prosedur pengobatan tersebut dilakukan pada pagi hari. Hal ini tentu saja membuat Stevie G memungkinkan untuk mengikuti laga semifinal tersebut. Biarpun begitu, pihak klub sempat dibuat was-was apabila sang kapten tidak bisa ikut bermain. Namun akhirnya Gerrard bisa bergabung dalam laga kontra Chelsea tersebut.

Jadwal Bentrok Pengobatan Gigi dan Pertandingan

Steven Gerrard menjalani operasi gigi darurat hanya beberapa jam sebelum semifinal Liga Champions semalam, menurut laporan. Kapten Liverpool, yang masih bermain imbang 0-0 di Chelsea, diduga telah menjalani operasi untuk mengeluarkan abses mulut di sebuah rumah sakit gigi London kemarin pagi.

Sakit gigi, Gerrard hampir batal tampil

Sakit gigi, Gerrard hampir batal tampil

Media di Liverpool menyebutkan bahwa Gerrard telah menderita rasa sakit yang luar biasa pada giginya. Terutama saat Kapten Liverpool ini terbangun dalam penderitaan pada dini hari kemarin. Akhirnya sang pemain pun memutuskan untuk berobat ke dokter gigi. Mewakili klub, juru bicara Liverpool, Ian Cotton mengatakan:

“Stevie terbangun dengan sakit gigi pada dini hari Rabu pagi dan setelah berbicara dengan dokter klub Mark Waller diberi obat yang membuatnya bisa tidur meski sampai jam 9 pagi. Setelah sarapan pagi, Stevie menemani dokter tersebut ke dokter gigi setempat di mana dia menjalani prosedur gigi minor.”

“Beruntung prosedur pengobatan gigi tersebut berlangsung tidak lebih dari 20 menit. Sang dokter pun mengobati abses yang terdapat pada gigi Gerrard. Puji Tuhan, sang pemain telah bergabung kembali dengan rekan satu timnya untuk makan siang di hotel tim.” lanjut Ian Cotton.

Gigi Yang Buruk Akan Pengaruhi Prestasi Pemain

Empat dari 10 pemain profesional memiliki rongga gigi, sementara 77% memiliki penyakit gusi. Yang lainnya menderita infeksi terus-menerus, dan banyak yang menderita sakit gigi secara teratur, menurut penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine.

qPemain liga inggris banyak yang menderita sakit gigi

Tingkat kesehatan gigi yang mengejutkan sangat mengganggu kinerja dan kesejahteraan pemain sepak bola, kata para ahli. Kesehatan gigi pesepakbola juga nampaknya lebih buruk daripada populasi umum, meski tidak jelas mengapa.

Banyak minuman olahraga beberapa kali seminggu, meski bukti “tidak jelas” apakah ini salah penyebabnya. Penelitian tersebut melibatkan 187 pemain sepak bola dari delapan klub – Hull, Manchester United, Southampton, Swansea City, West Ham, Brighton dan Hove Albion, Cardiff dan Sheffield United.

Dokter gigi memeriksa kesehatan gigi dan gusi para pemain dan masing-masing ditanyai tentang dampak kesehatan gigi terhadap kehidupan pribadi dan profesional mereka. Periset menemukan 37% pesepak bola memiliki setidaknya satu gigi yang terkena peluruhan sementara 77% membutuhkan tambalan, dengan beberapa membutuhkan lebih dari lima.

Para periset mengatakan beberapa hal berkontribusi terhadap kesehatan gigi yang buruk, termasuk makanan dan minuman dan seberapa banyak penekanan diberikan pada kesehatan mulut di sepakbola. Beberapa tim memiliki gigi yang lebih buruk daripada yang lain, yang menunjukkan ada peran untuk mencegah kerusakan gigi dan memperkenalkan skrining formal di klub, kata mereka.

Studi tersebut tidak mengungkapkan pemain klub mana yang memiliki gigi terbaik dan terburuk. Mereka menulis: “Beberapa tim mengintegrasikan promosi kesehatan secara oral ke dalam perawatan medis secara keseluruhan, dan oleh karena itu kurangnya dukungan dan penguatan berkelanjutan dari area kesehatan ini untuk para atlet.”

“Kesehatan lalim pemain profesional itu buruk, dan ini berdampak pada kesejahteraan dan kinerja. Strategi sukses untuk mempromosikan kesehatan mulut di dalam sepakbola profesional sangat dibutuhkan. Lebih jauh lagi, penelitian ini memberikan bukti kuat untuk mendukung skrining kesehatan mulut di dalam sepakbola profesional. “

Dua Pemain Liga 1 Gojek Traveloka Absen Karena Sakit Gigi

Kiko Insa latihan sampai kesakitan karena sakit gigi

Sakit gigi tampaknya tidak hanya menyerang para pemain top dunia seperti Lionel Messi dan Neymar saja. Pemain Liga Indonesia pun sepertinya juga ada yang pernah terkena dampak sakit gigi ini sehingga terpaksa absen. Tidak hanya satu, bahkan dua pemain sekaligus terpaksa absen dalam laga pekan ini karena sakit gigi.

Hilton Moreira dan Kiko Insa terkena sakit gigi

Hilton Moreira dan Kiko Insa terkena sakit gigi

Kedua pemain tersebut adalah pemain asing punggawa Sriwijaya FC dan Arema Cronus. Hilton Moreira yang merpakan penyerang Laskar Wong Kito terpaksa absen dalam laga kontra Bali United. Sementara itu Kiko Insa yang merupakan punggawa Singo Edan dikabarkan tidak mampu mengikuti latihan akbiat sakit gigi tak tertahankan.

Baik secara langsung ataupun tidak, disadari atau tidak sakit gigi  seperti ini bisa sangat merugikan bagi klub. Bagaimana jika situasinya pemain yang sakit tersebut merupakan ujung tombak sebuah klub. Sementara klub tersebut harus menjalani laga menentukan, seperti misalnya babak final sebuah turnamen.

Oleh karena itu kini FIFA terlihat ingin menangani masalah ini secara lebih serius. FIFA kini meminta masing-masing klub untuk memiliki tim kesehatan khusus untuk menangani kondisi kesehatan mulut pemain. Ini ditambah oleh kejadian meninggalnya seorang pemain asal Amerika Serikat akibat infeksi gigi yang menyerangnya.

Hilton Moreira Absen Dalam Laga Kontra Bali United

Kabar tidak mengenakan menimpa Sriwijaya FC jelang turnamen Piala Presiden 2017. Penyerang asing mereka, Hilton Moreira dipastikan absen saat laga kontra Bali United di stadion Kapten I Wayan Dipta. Moreira tidak bisa tampil dalam laga perdanna Piala Presiden 2017 tersebut lantaran mengalami sakit gigi.

Hilton Moreira terpaksa absen dalam laga perdana Piala Presiden

Hilton Moreira terpaksa absen dalam laga perdana Piala Presiden

Pemain berusia 35 tahun itu membeberkan kalau dua gigi geraham belakangnya bolong dan harus dicabut. Menurut pengakuannya, penyerang asal Brasil itu telah meminta izin untuk tidak tampil. Pelatih Laskar Wong Kito, Widodo Cahyono Putro pun menyarankannya untuk istirahat.

“Saya di Brasil kemarin mencabut gigi. Efeknya 10 hari baru sembuh. Saat ini, gigi saya masih sakit. Makanya saat pertama saya datang belum bisa ikut latihan. Saya hanya melakukan latihan terpisah. Sebab, gigi masih berdarah apabila berlari,” ujar mantan pemain Penang FA dan Persib tersebut.

Tapi, Moreira mengklaim giginya akan sembuh untuk pertandingan kedua. Karena itu dia hanya izin absen di laga perdana pra-musim. “Sekarang sudah tidak berdarah. Tapi, saat saya coba heading, gigi masih sangat terasa sakit,” pungkasnya.

Widodo mengaku telah memberikan izin pada Moreira. Untungnya, SFC punya stok striker seperti Airlangga Sucipto, TA Musafri, Rizky Dwi Ramadan dan Yohanis Nabar. “Saya sudah cari pengantinya. Karena kondisinya memang tidak bagus bila diturunkan,” tutupnya.

Sakit Gigi, Kiko Sampai Merasa Pusing

Kiko Insa latihan sampai kesakitan karena sakit gigi

Kiko Insa latihan sampai kesakitan karena sakit gigi

Pemain Arema Cronus, Kiko Insa, tampak kesakitan sambil memegangi rahangnya. Terlihat sekali kesakitan yang dialaminya saat menjalani latihan bersama timnya di Stadion Gajayana, Malang. Kiko kesakitan lantaran tengah mengalami sakit gigi. Akibat hal tersebut, Kiko  menjalani latihan terpisah dari rekan-rekannya.

Selama latihan, pemain kelahiran 25 Januari 1988 asal Spanyol ini tengah diberikan perawatan oleh salah seorang terapis Arema Cronus, Samsul Hidayat. “Dia sakit gigi, kalau dipakai lari masih sakit,” tutur Samsul sambil memijat.

Kiko mengakui bahwa giginya yang sakit cukuplah parah, bahkan Kiko sampai mengalami pusing jika sakit giginya tersebut kambuh. Kiko suempat pergi ke dokter gigi untuk mengobti sakit giginya tersebut. Namun, dokter menyatakan bahwa giginya masih harus menunggu beberapa hari lagi agar bisa dicabut .

“Gigi saya sakit sampai terasa pusing. Sudah dibersihkan sama dokter, tapi untuk dicabut harus menunggu beberapa hari ke depan,” tutur pemain yang didatangkan ke Arema Cronus bersama Toni Mossi ini.

 

Selain Gangguan Hormon, Messi Juga Sakit Gigi

Terpaksa absen saat laga melawan Zaragoza

Sebagai salah satu pemain sepakbola nomor  satu di dunia, Lionel Messi pasti selalu erat dengan image sempurna. Dari kemampuan dribling, passing dan naluri mencetak golnya sangat di atas rata-rata manusia normal. Meski begitu, bukan berarti Messi dari jauh dari penyakit.

Messi pernah absen lantaran sakit gigi

Messi pernah absen lantaran sakit gigi

Messi memang dikenal memiliki penyakit gangguan hormon yang mengidapnya sejak  awal karirnya bersama Barcelona. Gangguan Hormon Pertumbuhan tersebut memang menghambat karir Messi sebagai pemain sepakbola profesional. Apalagi Messi berkarir di kompetisi La Liga Spanyol.

Faktanya adalah, ternyata penyakit yang pernah di derita Messi bukanlah hanya gangguan hormon tersebut. Lionel Messi mengaku bahwa satu-satunya yang bisa menghentikannya untuk bermain adalah sakit gigi. Ini terbukti dalam beberapa kesempatan pertandingan liga spanyol.

Beberapa kali Messi terlihat masih bisa memaksakan cedera ringannya untuk tetap bermain. Akan tetapi untuk urusan sakit gigi, dirinya tidak bisa apa-apa. Messi bahkan terpaksa absen dalam laga kontra Real Zaragoza yang pada musim 2010 lalu, tepatnya pada Minggu 21 Maret 2010.

Sakit Gigi, Messi Terpaksa Absen

Ini merupakan kutipan berita pada saat Barcelona masih berada dibawah arahan Pep Guardiola. Ketika itu Blaugrana masih memimpin dominasi La Liga Spanyol di atas Real Madrid. Keduanya sama-sama mengantongi nilai 65, tapi Barcelona masih unggul head to head.

Terpaksa absen saat laga melawan Zaragoza

Terpaksa absen saat laga melawan Zaragoza

Lionel Messi kemungkinan absen saat Barcelona melawan Real Zaragoza, Minggu (21/3/2010). Sebab, dia sedang menderita karena sakit gigi. Pelatih Barcelona, Pep Guardiola mengatakan, Messi sedang tidak dalam kondisi fit. Giginya mendapat perawatan karena terasa sakit.

Hanya dengan kehilangan Messi, ini tentu tidak memberikan perbedaan yang cukup besar bagi kubu Barcelona saat itu. Messi sedang dalam performa terbaiknya. Dia terus menentukan kemenangan timnya. Namun bukan berarti Pep Guardiola tidak memiliki deretan skuad pelapis La Pulga.

Saat menghadapi Valencia, Messi mencetak hat-trick dan Barcelona menang 3-0. Di Liga Champions, dia menyumbang dua gol saat melawan Stuttgart. Meski begitu, Guardiola menyatakan tak masalah jika Messi harus absen. Sebab, timnya tak tergantung kepada satu pemain.

Masalah Gigi Lainnya Yang Dimiliki Messi

Selain sakit gigi, ternyata ada lagi masalah dengan gigi yang membuat Messi terpaksa menyerah dalam sepakbola. Kali ini terjadi pada musim ini saat gelaran laga El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona. Dalam laga yang dimenangkan oleh Barcelona dengan skor 3-2 tersebut, gigi Messi ternyata menjadi korban.

Berdarah, hasil sikutan Marcelo

Berdarah, hasil sikutan Marcelo

Pertandingan memang berjalan cukup panas seperti biasanya. Barcelona berhasil unggul lebih dulu pada saat itu, namun kemudian tuan rumah Madrid berhasil menyamaka, bahkan membalikan kedudukan. Namun berkat keajaiban seorang Messi, aakhirnya Barca berhasil keluar sebagi pemenang El Clasico.

Kejadian itu terjadi di menit ke-20. Marcelo secara tak sengaja mengayunkan sikunya ke wajah Messi. Saking kerasnya, La Pulga sempat menerima perawatan akibat darah bercucuran keluar. Messi kemudian bisa kembali lanjutkan pertandingan, namun ia harus menggunakan semacam handuk kecil di mulutnya guna menahan darah.

Memang cedera tersebut tidak terlalu parah, akan tetapi mengajarkan kita satu hal. Bahwa kelemahan seorang Lionel Messi ternyata bukanlah ada pada kaki kiri yang menjadi andalannya. Kelemahan Messi ternyata terletak di bagian gigi, terbukti sudah dua kejadian yang berhubungan dengan gigi dimana Messi menyerah.

Sebuah kebetulan kah? Jika ini merupakan sebuah kebetulan berarti sungguh sebuah kebetulan yang mengejutkan yah. Adaka diantara anda yang memiliki masalah sama dengan Lionel Messi seperti yang saya sebutkan diatas?